BeritaLiga 1

Kondisi Lapangan GBLA Jadi Sorotan, Bojan Hodak Sebut Hambat Performa Persib

34
×

Kondisi Lapangan GBLA Jadi Sorotan, Bojan Hodak Sebut Hambat Performa Persib

Sebarkan artikel ini
Kondisi Lapangan GBLA Jadi Sorotan

BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, kembali menyuarakan keprihatinannya terhadap kualitas lapangan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Menurutnya, kondisi rumput yang buruk menjadi kendala serius yang menghambat permainan timnya dan bahkan disebut sebagai salah satu yang terburuk di liga saat ini.

Kritik ini bukan kali pertama dilontarkan oleh pelatih asal Kroasia tersebut. Dalam beberapa kesempatan setelah pertandingan, Hodak secara terang-terangan menyebut bahwa kondisi lapangan GBLA sangat tidak ideal untuk sebuah pertandingan sepak bola profesional.

 

Aliran Bola Terganggu dan Merugikan Pemain

 

Menurut Bojan Hodak, masalah utama terletak pada permukaan lapangan yang tidak rata dan kondisi rumput yang banyak terkelupas. Hal ini secara langsung memengaruhi teknis permainan Maung Bandung di kandang sendiri.

“Lihat saja bagaimana bola memantul. Itu sangat menyulitkan pemain untuk melakukan kontrol,” ujar Hodak, merujuk pada beberapa momen dalam pertandingan di mana para pemainnya kesulitan mengendalikan bola.

Ia menegaskan bahwa buruknya kualitas lapangan sering kali menjadi penyebab utama kegagalan pemain dalam mengeksekusi peluang atau melakukan operan akhir. Akibatnya, pemain bisa menjadi sasaran kritik padahal kendala utamanya berasal dari faktor eksternal seperti kondisi lapangan.

“Ini bukan kesalahan pemain. Lapangan membuat kontrol bola menjadi sulit dan operan akhir kami menjadi bermasalah,” tambahnya.

 

Standar Lapangan Profesional Dipertanyakan

 

Sebagai pelatih dengan standar Eropa, Bojan Hodak membandingkan kondisi GBLA dengan stadion-stadion lain. Ia berpendapat bahwa untuk klub sebesar Persib Bandung yang berlaga di kasta tertinggi liga, memiliki lapangan yang representatif adalah sebuah keharusan.

Kondisi saat ini tidak hanya berisiko menurunkan kualitas permainan, tetapi juga meningkatkan potensi cedera bagi para pemain. Lapangan yang keras dan tidak rata dapat memberikan beban berlebih pada sendi dan otot pemain.

Manajemen Persib Bandung dilaporkan telah mendengar keluhan ini dan sedang mengupayakan perbaikan. Namun, proses pemulihan lapangan berkualitas tinggi membutuhkan waktu dan penanganan khusus agar hasilnya maksimal dan tahan lama.

Kritik keras dari Bojan Hodak ini menjadi sinyal penting bagi semua pihak terkait untuk segera membenahi infrastruktur utama klub, demi mendukung prestasi Persib Bandung di kancah domestik maupun internasional. Kualitas lapangan yang baik adalah fondasi untuk permainan sepak bola yang indah dan kompetitif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *